Langsung ke konten utama

Ma'rifat Tertinggi Mencintai

 Essay Blog Pribadi 


Ma'rifat Tertinggi Mencintai 

Karya : Ina Yatun Khoiriyah 


     



Pernahkah kamu mencintai seseorang? Mencintai dengan ketulusan dari hatimu yang paling dalam, apa yang kamu harapkan ketika mencintai seseorang? Apakah berharap menjadi miliknya atau hanya ingin mencintainya dalam keheningan diam mu? semua itu adalah pilihan baik menyimpannya dalam diam atau menyampaikannya secara langsung resiko terberatnya adalah patah hati, karena saat kamu sudah berani mencintai maka itu adalah seni melukai diri sendiri jika tak sesuai ekspetasi. dan semua manusia pasti akan mengalami karena jatuh cinta memang tak bisa di hindari akan tetapi bisa di kendalikan agar tak berlarut-larut ketika patah hati. Cinta itu suatu bahasa yang sulit di definisikan karena setiap orang pasti mempunyai perspektif atau pandangan yang berbeda-beda tentang cinta. Konon katanya jatuh cinta ialah anomali titik kritis yang mengubah segalanya dari segi apapun itu karena jatuh yang paling indah sampai membuat orang menjadi berubah adalah jatuh cinta. percaya atau tidak percaya jatuh cinta memang memberikan efek yang luar biasa bagi manusia.  tergantung bagaimana diri sendiri menyikapinya karena segala sesuatu yang berlebihan pastinya tidak akan baik termasuk mencintai jangan sampai cinta pada hamba-Nya melebihi cinta pada sang Pencipta. selain itu juga mengantisipasi agar tak kecewa jika tak sesuai harapan di kemudian hari. lantas bagaimana cara yang tepat mencintai?? Bahkan sampai detik ini pun aku masih menanyakan bagaimana mencintai tanpa patah hati tapi rasanya tak mungkin karena jatuh cinta pasti selalu berdampingan, beriringan dengan patah hati, perpisahan dan kekecewaan juga kebahagiaan.  Pengalaman cinta yang buruk adalah pembelajaran agar kita mendekatkan diri kita kepada sang pencipta, juga sarana memperbaiki diri atau instropeksi diri agar lebih baik ke depannya, setiap orang pasti punya kisah cinta nya masing-masing entah baik buruk kisahnya itu adalah suatu pembelajaran berharga dalam kehidupan. 

Seperti aku yang mencintaimu terimakasih telah menjadi pembelajaran berharga di hidupku yang tak akan terlupakan , terimakasih kamu punya tempat tersendiri di hati ini meski aku pernah terluka karena harapanku sendiri tapi kamu tak salah apa-apa, aku yang salah, aku yang terlalu mengharapkan cintamu dan memaksakan cintamu . mungkin aku tak bisa menyampaikan permintaan maaf ku langsung tapi lewat tulisan sajak ini aku tak berharap kamu membacanya juga tak berharap kamu akan simpati kepada ku, biarlah menjadi sajak-sajak bianglala yang membuat hati ini reda sudah menorehkan secuil kata maaf meski tak bisa langsung mengucapkannya padamu. Semoga selalu baik-baik saja di manapun itu. 

Jika kalian bertanya apa itu Ma'rifat tertinggi mencintai ? ialah titik tertinggi dalam mencintai yaitu menerima keputusan yang telah dia buat untuk kita, mengikhlaskan segala sesuatu hal yang bukan milik kita jangan memaksakan kehendak kita karena apa yang menurut kita baik belum tentu baik begitu juga sebaliknya karena versi terbaik itu bukan menurut kita akan tetapi menurut Allah swt...., tapi juga jangan menyesali apa yang telah terjadi karena semua itu adalah pembelajaran, kita tak akan pernah belajar ikhlas dan menerima jika tak ada pengalaman buruk yang menimpa hidup kita. Aku tak menyesal mengenalmu bahkan mencintaimu meski harus berakhir dengan bertepuk sebelah tangan, tak mengapa karena ma'rifat tertinggi dalam mencintaimu adalah keikhlasan dan keikhlasan ku adalah puncak dari aku yang mencintaimu karena Allah...... 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIGITALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PERUBAHAN MASYARAKAT DAN SOSIAL BUDAYA DI DESA GAMONGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO DI ERA PANDEMI COVID-19

Nama : Ina Yatun Khoiriyah NIM    : 220521100124  Kelas  : Sosiologi 1D  Dalam memenuhi tugas essay ke 2 SSBI  { Sistem Sosial Budaya Indonesia } dengan tema perubahan sosial budaya masyarakat daerah asal mahasiswa .  DIGITALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PERUBAHAN MASYARAKAT DAN SOSIAL BUDAYA DI DESA GAMONGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO DI ERA PANDEMI COVID-19   Media sosial atau yang kerap di sebut sosial media saat ini tengah gencar- gencarnya merambat ke seluruh dunia, digitalisasi media sosial di era pandemi covid 19 sangat berkembang pesat, di mana hampir semua manusia menggunakan media sosial dalam aktivitas kehidupan nya sehari-hari, tak hanya masyarakat kota namun juga sampai ke masyarakat desa salah satunya yaitu di Desa Gamongan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Masyarakat desa yang pada awalnya sangat awam terhadap HP, laptop, media sosial dan lain sebagainya menjadi aktif bahkan sampai tergiur media sosial, hal i...