Essay blog pribadi
Tidak Ada Penyesalan Dalam Hidup, Semua Itu Hanya Pembelajaran.
Karya : Ina Yatun Khoiriyah
Dalam hidup terkadang seseorang kerap menyesali keputusan-keputusan yang telah di buatnya, yang menurutnya keputusan tersebut telah membawanya ke jurang kesesatan hingga tak tau arah untuk kembali. ini hanyalah sebuah ungkapan ataupun pepatah bagi mereka yang terus menyesali tanpa mau mengenali, tanpa mau memahami lebih jeli , tanpa mau menyelami lebih dalam lagi barangkali itu bukan sebuah kesalahan melainkan cara Tuhan menyesatkanmu di jalan yang benar, memberikan yang terbaik walau caranya terkadang penuh teka-teki dan sulit untuk di ketahui. sama seperti yang ku alami, ku pikir aku tersesat ke jalan yang salah, ku pikir aku tak bisa meraih jalan untuk kembali, ku pikir ini adalah sebuah kesalahan namun ternyata adalah sebuah pembelajaran bahkan suatu ketetapan dari Tuhan.
Bermula pada saat aku kelas XII SMA saat itu aku bersemangat sekali untuk mengikuti seluruh kegiatan rangkaian pembelajaran kelas 12 dari awal semester sampai akhir dan pada saat pendaftaran SNMPTN aku sangat bersyukur sekali bisa masuk salah satu siswa eligible yang artinya aku bisa mendaftar ke Perguruan Tinggi lewat jalur SNMPTN, aku bersyukur sekaligus juga bingung di tengah-tengah tugas yang kian terus bertambah , aku juga harus memikirkan memilih jurusan dan universitas mana saat pendaftaran SNMPTN, hingga saat tanggal pendaftaran SNMPTN di buka aku mulai daftar dan jatuhlah pilihan ku pada prodi PGSD dan PPKN Universitas Negeri Surabaya, aku yang percaya diri sekali akan di terima namun nyatanya ekspetasiku di tampar oleh kenyataan pada tanggal 29 Maret 2022 pada saat pengumuman SNMPTN, di mana aku ternyata di tolak dan tak lulus SNMPTN. sempat hancur, down juga, bahkan berkeinginan tak melanjutkan lagi karena sedari awal tak mempersiapkan apapun untuk SBMPTN dan lain-lain, aku yang saat itu sudah frustasi dan tak punya semangat untuk melanjutkan lagi akhirnya memutuskan untuk bekerja saja, tetapi pada suatu hari teman ku datang ke rumah dan mengajak ku untuk daftar SBMPTN aku yang saat itu juga bingung dan aku mengatakan bahwa aku tak punya persiapan apapun untuk SBMPTN baik secara materi SBMPTN juga dana untuk SBMPTN tapi teman ku bilang sudahlah bismillah saja kita berusaha sekali lagi dan untuk pembayaran SBMPTN aku dan teman ku mendaftar sebagai pelamar KIP Kuliah jadi semua gratis tinggal memikirkan biaya transportasi, makan, dan penginapan di sana, akhirnya ku diskusikan dulu dengan orang tua ku setelah kedua orang tua merestui aku berani mengambil keputusan untuk ikut SBMPTN dan mulai belajar materi SBMPTN . kali ini aku lebih jeli dalam memilih Perguruan Tinggi dan Jurusan, mempertimbangkan di mana letak titik kemampuanku sebenarnya daripada menuruti ego semata. jatuhlah pilihan SBMPTN ku di Universitas Trunojoyo Madura jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia dan Sosiologi. waktu itu masih ada 1-2 bulan untuk belajar materi SBMPTN juga mempersiapkan biaya transportasi ke sana dan tak ku sangka Tuhan memang maha kaya, pemberi rezeki kepada Umat-Nya, H-1 bulan sebelum aku berangkat SBMPTN alhamdulillah ternyata KIP dari SMA ku cair dan masih sisa 700.000, nominal uang yang sangat cukup untuk menunjang kehidupan ku selama UTBK di Surabaya, jadi tak perlu lagi merepotkan orang tua untuk memikirkan biayanya ke Surabaya. Tuhan memang baik, saat kita punya niat baik, saat kita bersungguh-sungguh ingin menggapainya Tuhan pasti memberikan jalan, pada saat tanggal 21 Mei 2022 aku berangkat UTBK di Universitas Airlangga dengan mengucap bismillah aku mengerjakan soal satu per satu dengan teliti berharap semoga hasilnya tak mengecewakan lagi. setelah selesai SBMPTN aku juga harus menunggu hasilnya lagi selama kurang lebih 1 bulan. 1 bulan kemudian tepatnya tanggal 23 Juni 2022 adalah pengumuman SBMPTN, dengan rasa was-was aku membuka pengumuman tapi dengan rasa biasa juga karena tak ingin terlalu berharap kembali untuk lolos dan ternyata saat aku membuka pengumuman web nya sedang eror tak bisa di buka karena banyak yang akses , rasanya makin khawatir, deg-deg an, lihat teman- teman udah pada ketrima, dan pada saat itu aku di kirimi foto oleh teman ku, setelah ku buka sungguh aku terkejut bukan main itu adalah hasil screenshot bahwa aku lolos SBMPTN rasanya kaya mau pingsan, nangis, teriak, ketawa semua jadi satu . tak ku sangka ternyata aku lolos SBMPTN , hal yang pertama ku lakukan adalah sujud syukur dan langsung mengabari kedua orang tuaku bahwa aku lulus SBMPTN tanpa ku sadari ternyata aku lolos jurusan pilihan ke dua ku yaitu Sosiologi. di satu sisi senang lulus SBMPTN tapi di sisi lain aku merasa bingung karena cita-cita ku adalah menjadi seorang Guru berharap bisa di terima di Fakultas Ilmu Pendidikan akan tetapi ternyata Tuhan punya jalan lain, ku pikir inilah awal kesesatan ku tetapi aku juga berfikir berulang kali bukankah ini pilihan ku? Bukankah apa yang aku mulai juga harus aku selesaikan? setelah sekian detik aku bertempur dengan perasaan ku sendiri akhirnya aku lebih tenang dan mulai menerima, tapi perjuangan tak berhenti sampai di situ setelah pengumuman di terima SBMPTN masih ada tahapan daftar ulang bagi calon mahasiswa baru, aku pun segera mengajak teman ku untuk daftar ulang SBMPTN dan menyiapkan segala keperluan berkas-berkas yang di butuhkan saat daftar ulang, setelah daftar ulang selesai aku menunggu pengumuman KIP K/ tarif UKT di situlah konflik keluarga mulai muncul di kehidupan ku , bahwasanya orang tuaku berkata jika aku tak lolos KIP K maka tidak boleh melanjutkan kuliah karena orang tua ku sudah tak sanggup lagi untuk membiayai pendidikan ku apalagi kuliah, aku sempat dilema sedih juga takut jika tak lolos KIP K tapi bukankah aku sudah berikhtiar, melakukan segala upaya semaksimal mungkin jadi apapun hasilnya akan ku terima dengan lapang dada, jika rezeki tak kemana dan Tuhan pasti akan memberikan jalan yang terbaik bagi setiap hamba-Nya. tibalah saat yang di nanti-nantikan yaitu pengumuman UKT / KIP K di situ aku sudah menyiapkan mental ku untuk apapun hasilnya baik lolos KIP K ataupun tidak, tetapi saat jam pengumuman memang sulit sekali di akses link nya hampir 3 jam aku tidak bisa mengakes link nya dan tak bisa mengetahui lolos atau tidak nya, padahal sedaritadi orang tuaku terus menanyakan apakah aku lolos KIP atau tidak ? dan pada saat jam 8 malam lah baru bisa di akses link nya di situ aku malah ga berani buka karena teman-teman ku sudah bisa membuka link ternyata dan banyak dari mereka yang mendapatkan UKT 3 jt, 2jt dan lain sebagainya rasanya insecure sekali takut semua itu juga terjadi kepada ku. tapi apapun yang terjadi keberanian adalah kunci utama membuka pengumuman , aku mulai menata hati, menetralisir perasaan untuk membuka pengumuman dan setelah ku buka MasyaAllah tak ku sangka rasanya aku ingin menangis sekaligus, aku di nyatakan lolos KIP K dan tak ada tarif UKT.
Maka nikmat tuhan manakah yang kamu dustakan? bahwasanya di setiap kesulitan pasti ada kemudahan , di setiap usaha dan doa Tuhan pasti tunjukkan mana yang terbaik untuk hamba-Nya , tidak ada doa yang tertolak apalagi tak terdengar di langit , jika memang belum di kabulkan atau bahkan tak sesuai keinginan percayalah versi terbaik bukan menurutmu tapi menurut Allah SWT....
Tak ada kata lain yang pantas ku ucapkan selain syukur alhamdulillah bisa di terima di Universitas Trunojoyo Madura jalur SBMPTN dan Prodi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, walaupun awalnya aku memang ingin masuk Fakultas Ilmu Pendidikan tapi tak mengapa aku percaya bahwasanya yang pertama itu pilihanku tapi yang ke dua adalah pilihan Allah swt.... karena apa yang menurut ku baik belum tentu baik untuk diriku , jadi aku bersyukur di terima oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, InsyaAllah ini bukan jalan yang salah apalagi jalan yang tersesat karena sebuah pilihan jika kita mau menyelami lebih dalam lagi kamu akan mengerti di situlah makna yang sebenarnya mengapa kamu di terima di sini.
Terimakasih Universitas Trunojoyo Madura yang telah menerima ku dan meloloskan KIP Kuliah ku hingga aku sampai di titik ini dan bisa berproses di sini dengan restu kedua orang tuaku . Terimakasih Universitas Trunojoyo Madura yang telah mengizinkan ku untuk berproses di sini, menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Trunojoyo Madura , aku bersyukur sekaligus berjanji akan bersungguh-sungguh dalam menjalani progam studi Sosiologi.
"Tidak ada penyesalan dalam hidup yang ada hanyalah pembelajaran, ketrima di pilihan kedua bukanlah sebuah penyesalan melainkan pembelajaran sekaligus ketetapan dari Tuhan".
Hidup telah mengajarkan kita untuk bertanggungjawab atas pilihan yang telah kita putuskan , untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai , jangan menyesali apa yang telah terjadi galilah lebih jeli , lebih dalam lagi, barangkali kebahagiaan atau yang terbaik tak harus sesuai keinginan mu melainkan Tuhan lebih tau apa yang kamu butuhkan daripada apa yang kamu inginkan...........

Komentar
Posting Komentar