Langsung ke konten utama

Segala Pesan Adalah Kenangan Segala Kesan Adalah Pengalaman Dan Berproses Bersamamu Adalah Suatu Kebanggaan #diklat_riset

Segala Pesan Adalah Kenangan, Segala kesan Adalah Pengalaman Dan Berproses Bersamamu Adalah Suatu Kebanggaan #diklat_riset 

 


Mengikuti organisasi dalam perkuliahan adalah suatu target yang sudah aku rencanakan saat aku menjadi mahasiswa baru di Universitas Trunojoyo Madura, dan UKMF Riset adalah pilihanku. UKMF Riset merupakan suatu Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) yang berada di tingkat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura. Mengapa aku memilih UKMF Riset? karena dari awal waktu PKKMB FIFO atau Ospek Fakultas saat pengenalan UKM aku udah tertarik bahkan minat ingin masuk ke UKMF Riset namun aku masih berpikir panjang lagi sembari menunggu masa- masa ospek selesai tak hanya itu namun juga karena aku selama masa SMA tidak pernah mengikuti organisasi jadi di dunia perkuliahan ini aku ingin mengikuti organisasi yang aku minati dan jatuhlah pilihanku pada UKMF Riset. sebenarnya sempat bimbang karena pasti mengikuti organisasi juga membutuhkan dana saat diklat dan lain-lain bahkan aku sempat ragu untuk mendaftar kemudian mencoba sharing-sharing bersama teman-teman yang sudah mendaftar dan mereka menyarankan coba aja dulu daftar untuk ke depannya pasti ada jalannya, dan hanya kata-kata itu yang aku pegang bahkan modal awal ku mendaftar UKMF Riset percaya bahwa apapun yang terjadi ke depannya Tuhan pasti akan memberikan jalan terbaik bagi setiap umatNya. Aku mendaftar UKMF Riset H-2 sebelum pendaftaran di tutup beruntung kala itu aku cepat- cepat mendaftar bersama teman ku jadi kami tidak terlambat. Setelah pendaftaran UKMF Riset langkah selanjutnya sebelum di tetapkan menjadi Anggota Riset adalah tahap wawancara yang di laksanakan pada hari sabtu, waktu itu aku mendapat sesi pertama dengan penguji yang bernama Ika Handayani. tepat pukul 07:00 aku dan teman ku berangkat untuk wawancara, di pertengahan jalan kami bersenda gurau, bercanda, mengobrol sana sini supaya menghilangkan rasa tegang saat akan wawancara namun tiba-tiba aku menemukan selembar kertas merah mirip seperti uang 100.000 aku pun mengambilnya, aku berfikir uang itu adalah uang mainan tapi ternyata itu adalah uang asli benar-benar asli 100.000 rupiah aku terkejut mimpi apa aku semalam menemukan uang 100.000 karena di situ ada teman ku dan ada orang di sekitar lewat juga aku tanyakan ke mereka barangkali mungkin itu uang mereka tapi ternyata tidak ada yang punya dan mereka semua menyarankan aku saja yang mengambilnya kemudian aku bawa dan simpan uang itu sembari melanjutkan perjalanan untuk tes wawancara UKMF Riset.  dalam perjalanan aku terus kepikiran dengan uang yang ku temukan tadi aku benar-benar ga nyangka akan menemukan uang 100.000 dan akan ku apakan uang ini? setelah sekian lama berfikir akhirnya aku memutuskan untuk menyimpan uang itu dan akan ku gunakan untuk membayar diklat UKMF Riset nanti karena aku menganggap mungkin inilah jawaban dari segala doaku, dan jalan untuk ku supaya aku bisa mengikuti UKMF riset. setelah menyimpannya kemudian aku melanjutkan perjalanan ku menuju ruang yang di gunakan untuk wawancara, setelah sampai kemudian aku menunggu giliran untuk di wawancara. Saat giliran aku tiba rasanya memang ga karuan campur aduk menjadi satu di awal aku masih bisa menjawab tapi di pertengahan saat pertanyaan mengenai leadhership / kepemimpinan di situlah kekurangan ku dalam menjawab , namun aku lega setidaknya inilah pengalaman pertamaku wawancara dalam mengikuti organisasi. setelah wawancara selesai selang beberapa hari kemudian pengumuman siapa saja yang ketrima wawancara dan alhamdulillah akhirnya aku lolos di tahap selanjutnya yaitu Pra diklat di mana di laksanakan berturut-turut selama 2 malam di RKB E setelah itu juga pembagian kelompok diklat beserta LO masing-masing. Jujur, di awal sebenarnya sempat sedih juga karena aku mendapat kelompok 1 kelompok pertama dan bersama teman-teman yang bahkan ga ada yang aku kenali satu pun dari mereka , bahkan bingung juga mau berkenalan dengan siapa, pada saat Pra diklat hari pertama aku berangkat dengan teman sekelas ku kami duduk bersama karena waktu itu tidak harus satu kelompok dan bebas namun pada saat Pra diklat kedua harus berkumpul sejenak dengan LO dan juga kelompoknya masing-masing itulah awal mula aku mengenal mereka namun rasanya tetap saja canggung karena pertemuan pertama mungkin dan bahkan nama mereka saja aku lupa siapa wkwk. Banyak materi yang di sampaikan pada saat Pra diklat 2 malam tersebut satu hal yang berkesan adalah presentasi dari Kak Ika Handayani tentang Leadership/ Kepemimpinan aku jadi teringat saat dia yang mewawancarai aku pada saat tes wawancara kala itu ternyata dia adalah Ketua Umum UKMF Riset jujur terkejut banget nggak nyangka waktu itu yang mewawancarai aku adalah seorang Ketua Umum UKMF Riset . Materinya bagus terutama kata- kata terakhir yang di sampaikan "jangan melihat siapa yang menyampaikan tapi apa yang di sampaikan" Kata-kata yang bahkan sampai sekarang masih saya ingat. Kemudian saat tahap Pra diklat selesai tahap selanjutnya adalah pelaksanaan diklat yang di laksanakan tanggal 30 September- 2 Oktober 2022. jauh sebelum pelaksanaan diklat itu tentunya kami semua melaksanakan tugas-tugas yang di berikan pada saat diklat nanti bersama teman satu kelompok, mulai dari tugas individu sampai tugas kelompok . inilah pengalaman pertamaku saat mengenal teman-teman dalam organisasi. mulai beradaptasi bersama kelompok 1, mengadakan meet up bersama LO dan teman-teman yang lain, mengerjakan tugas bersama hingga akhirnya kami bisa saling kenal satu sama lain karena memang punya kepentingan dan tujuan yang sama. hingga aku hafal nama kelompok ku yaitu Shofiya, Afita , Mbak Ratih, Mbak Leylia , Rendi dan Ibra. Kami tentu berbeda ada yang dari Psikolog, Sastra Inggris, dan Sosiologi juga dari semester 3 tapi karena di satukan oleh kelompok dan tujuan yang sama kami mengenal satu sama lain saling berdiskusi hingga akhirnya jadi teman. Aku yang dulunya berfikir ga ada temanku ga ada yang kenal dalam satu kelompok tapi aku bersyukur karena mereka adalah pengalaman serta petualangan baruku di UKMF Riset. pada saat pelaksanaan Diklat Riset tanggal 30 September- 2 Oktober 2022 ini banyak sekali cerita berkesan tentang mereka, memang pertemuan pertama adalah bagian dari perkenalan yang teramat biasa, tak ada drama, tak ada cerita menarik yang kemudian membuatmu akan selalu mengingatnya hanya saja takdir yang kemudian membuat kita bersama dalam satu kelompok diklat UKMF Riset ini membuat kami saling mengenal satu sama lainnya. hari pertama diklat merupakan keseruan pertama yang di rasakan di mana masih semangat banget untuk diklat walaupun kala itu memang hujan dan harus naik truk berdesak-desakan tapi semua di nikmati menjadi satu menjadi sebuah euforia canda tawa dalam sebuah keharmonisan persahabatan. setelah sampai di lokasi Labuhan Mangrove Sepuluh hal pertama yang ingin aku katakan tentang lokasi ini adalah indah sekali pantainya, suasananya, sunset matahari nya, dan berbagai macam ciptaan Tuhan lainnya yang begitu menganggumkan, karena dulu aku pernah punya impian suatu hari bisa melihat matahari terbit dan tenggelam di tepi pantai dengan melihatnya langsung dan ternyata Tuhan mengabulkan itu melalui diklat UKMF Riset. hari kedua diklat merupakan hari yang penuh dengan materi dan penugasan kemudian malamnya kami melaksanakan jurit malam, pengukuhan, dan pemilihan ketua Angkatan.  Hal yang paling berkesan adalah jurit malam menurut ku karena jujur ini adalah pertama kalinya aku tau bagaimana jurit malam itu karena sebelumnya nggak pernah ikut organisasi jadi ga tau jurit malam itu seperti apa ternyata cukup menegangkan tapi juga menyenangkan ku pikir semua bisa di atasi kala kita satu kelompok bisa bersama-sama entah apapun itu yang terjadi. setelah jurit malam kemudian pengukuhan Anggota UKMF Riset dengan kita mencium bendera merah putih dan bendera UKMF Riset serta mengambil air suci yang kemudian di basuh di wajah masing-masing sembari menyanyikan lagu syukur, setelah acara selesai kemudian kami di perbolehkan ke tenda untuk beristirahat sampai pukul 06:00 untuk senam tetapi aku tidak beristirahat aku hanya ganti baju kemudian pergi membawa kertas dan bulpoin ke tepi pantai duduk di kursi sana sendirian sembari menikmati angin sepoi-sepoi.                      Aku menuliskan sebuah kesan berhargaku di sini tentang Labuhan Mangrove Sepuluh yang telah menjadi saksi tempat terbaik untuk diklat riset ini.  Terimakasih untuk orang-orang yang memberi pengalaman berharga, yang berkesan bahkan tak terlupakan . kemudian aku melemparkan secuil kertas itu ke pantai biarlah air yang membawanya pergi entah ke muara mana aku berharap segala kata yang ku tulis tersampaikan di langit.....                       Kemudian hari ketiga adalah hari terakhir diklat kami yang seru sekali karena banyak lomba dan pembagian hadiah-hadiah terbaik untuk mereka yang menang, meski kelompok ku tidak menang tapi aku tetap bangga karena dari mereka aku banyak belajar dari sisi kepribadian mereka aku juga banyak belajar karena mereka adalah teman, pengalaman, sekaligus petualangan baruku di UKMF Riset. 



Labuhan Mangrove Sepuluh... 

Terimakasih telah menjadi saksi tempat terbaik untuk diklat kami

Untuk cerita terkesan yang tak akan terlupakan 

Untuk Pengalaman yang akan selalu terabadikan

Dan untuk selamanya di kenang 

Semoga suatu hari bisa ke sana kembali entah dengan siapa dan dengan tujuan apa. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIGITALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PERUBAHAN MASYARAKAT DAN SOSIAL BUDAYA DI DESA GAMONGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO DI ERA PANDEMI COVID-19

Nama : Ina Yatun Khoiriyah NIM    : 220521100124  Kelas  : Sosiologi 1D  Dalam memenuhi tugas essay ke 2 SSBI  { Sistem Sosial Budaya Indonesia } dengan tema perubahan sosial budaya masyarakat daerah asal mahasiswa .  DIGITALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PERUBAHAN MASYARAKAT DAN SOSIAL BUDAYA DI DESA GAMONGAN KECAMATAN TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO DI ERA PANDEMI COVID-19   Media sosial atau yang kerap di sebut sosial media saat ini tengah gencar- gencarnya merambat ke seluruh dunia, digitalisasi media sosial di era pandemi covid 19 sangat berkembang pesat, di mana hampir semua manusia menggunakan media sosial dalam aktivitas kehidupan nya sehari-hari, tak hanya masyarakat kota namun juga sampai ke masyarakat desa salah satunya yaitu di Desa Gamongan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. Masyarakat desa yang pada awalnya sangat awam terhadap HP, laptop, media sosial dan lain sebagainya menjadi aktif bahkan sampai tergiur media sosial, hal i...